Rabu, 07 Januari 2026

CARA PASANG LAMPU TEMBAK TAMBAHAN DENGAN RELAY PADA MOBIL


Memasang lampu tembak tambahan dengan relay sangat direkomendasikan untuk menjaga keawetan saklar dan membuat cahaya lampu lebih stabil serta terang. 
Berikut adalah panduan pemasangan menggunakan relay 4 kaki (tipe umum):

1. Skema Sambungan Kaki Relay

Setiap kaki relay memiliki nomor identitas yang menentukan fungsinya:
  • Pin 30: Hubungkan langsung ke Terminal Positif (+) Aki. Wajib memasang sekring (fuse) tambahan (minimal 30A) di antara aki dan relay untuk mencegah korsleting.
  • Pin 87: Hubungkan ke Kabel Positif Lampu Tembak. Pin ini mengalirkan arus besar saat relay aktif.
  • Pin 86: Hubungkan ke Saklar Tambahan (Input pemicu). Arus dari saklar inilah yang akan mengaktifkan kumparan magnet di dalam relay.
  • Pin 85: Hubungkan ke Ground/Massa (Bodi mobil atau Terminal Negatif Aki) untuk melengkapi sirkuit pemicu. 
2. Langkah Pemasangan
  1. Persiapan: Siapkan unit relay 4 kaki, soket relay, kabel bintik (minimal 2mm), sekring, dan saklar on/off.
  2. Pemasangan Massa: Hubungkan kabel negatif lampu tembak langsung ke bodi mobil yang berbahan logam atau terminal negatif aki.
  3. Instalasi Saklar: Sambungkan salah satu ujung saklar ke sumber listrik (bisa dari kunci kontak atau lampu senja) dan ujung lainnya ke Pin 86 relay.
  4. Uji Coba: Pastikan semua sambungan kencang dan terisolasi dengan baik menggunakan Isolasi Listrik atau heat shrink sebelum menyalakan mesin. 
Catatan Keamanan:
Jangan menghubungkan lampu tembak daya besar langsung ke saklar tanpa relay, karena beban arus yang tinggi dapat membuat saklar meleleh atau merusak sistem kelistrikan bawaan mobil.

Selasa, 06 Januari 2026

Tips Mengemudi Aman & Praktis

  • Patokan Bodi Mobil: Gunakan titik tertinggi pada setir sebagai panduan pusat mobil untuk menghindari rintangan di jalan.
  • Menghindari Kerusakan Komponen:
  • Kaki-kaki: Kurangi kecepatan saat melewati lubang agar shockbreaker awet.
  • Power Steering: Pastikan posisi ban lurus saat parkir untuk menghindari kerusakan sistem kemudi.
  • AC Mobil: Matikan AC sebelum mematikan mesin untuk menjaga keawetan kompresor dan sistem kelistrikan.

Trik Menghemat Bahan Bakar (Eco-Driving)

  • Akselerasi Bertahap: Injak pedal gas secara perlahan hingga mencapai kecepatan yang diinginkan. Menekan gas terlalu dalam secara tiba-tiba dapat memboroskan bensin secara signifikan.
  • Tekanan Ban Ideal: Pastikan tekanan ban sesuai spesifikasi pabrikan. Ban yang kurang angin meningkatkan hambatan gulung, sehingga mesin bekerja lebih keras.
  • Manfaatkan Engine Brake: Saat melewati jalan menurun, gunakan gigi rendah (manual) atau posisi low gear (matang) untuk membantu pengereman secara alami tanpa menyemprotkan bensin berlebih. 

Senin, 05 Januari 2026

Tips Perawatan Mesin & Efisiensi

  • Ganti Oli Tepat Waktu: Lakukan penggantian oli setiap 5.000 km atau 3 bulan sekali jika sering digunakan dalam kondisi berat. Oli yang bersih mengurangi gesekan dan mencegah pemborosan BBM.
  • Cek Level Cairan: Rutin periksa radiator coolant, minyak rem, dan air aki. Pastikan tidak ada kebocoran atau perubahan warna yang tidak wajar.
  • Kebiasaan Menyalakan Mesin: Jangan langsung tancap gas setelah menyalakan mesin. Beri waktu beberapa detik agar oli menyebar rata ke seluruh komponen