Sabtu, 21 Januari 2017

Titik pemasangan Ground Wire Innova VVT-i matic

 gambar 1 - koneksi dari aki ke terminal ground wire.
http://otodiy.blogspot.com
malem KIOC, mau share aja nih titik2 grounding di ipah VVT-i. soalnya kapan hari dulu ada yang pernah tanya kemana aja titik2 nya. mudah2an bisa membantu n berguna juga buat yang lain nya. monggo :
1. koneksi dari aki ke terminal ground wire. (gambar 1)
2. terminal GC dari dekat. kabel dengan panah hijau itu yg dari aki. kabel dgn panah merah untuk ke dalam kabin (akan dijelaskan selanjutnya)==> (LIHAT FOTO 2)

 gambar 2 - panah hijau mengarah ke aki, panah merah ke kabin
3. titik ground pertama, panah hijau (LIHAT FOTO)
 gambar 3 - atas roda kiri depan
4. titik ground kedua, throttle body (LIHAT FOTO)
 gambar 4 - throttle body
5. titik ground ketiga (LIHAT FOTO)
gambar 5 - fuel rail
6. titik ground keempat, alternator (LIHAT FOTO)
gambar 6 - alternator
7. titik ground kelima, khusus matic
 gambar 7 - transmisi matic
8. pada nomor 2 disebutkan ada kabel bertanda panah merah. kabel itu mengarah ke kabin. berikut routing nya (garis kuning) dari terminal ground wire nya.
gambar 8 - kabel menuju kabin
masuk ke kabin melalui karet sumbat di sudut firewall. kalo saya, karet ori nya saya simpan lalu belikan karet sumbat yang baru kemudian di lubangi. karet ori nya disimpan. 
 gambar 9 - menembus firewall
9. kabel tadi menuju ke junction / kumpulan ground di balik kick panel kiri. panah hijau adalah baut titik ground nya. kabel yang dari depan tadi ada pelindung warna kuning nya. sedangkan kabel merah menuju ke titik ground selanjutnya (LIHAT FOTO)
 gambar 10 - junction kick panel kiri
yang belum tahu kick panel kiri, berikut letaknya. (silang merah adalah kick panel nya, panah hijau adalah titik ground nya)
 gambar 11 - kick panel kiri
10. titik ground selanjutnya adalah junction / kumpulan ground di balik kick panel kanan. pada poin 9 tadi terdapat kabel yang ditandai dgn panah merah. kabel tersebut mengarah ke sini, panah hijau (LIHAT FOTO)
 gambar 12 - junction kick panel kanan
yang belum tahu kick panel kanan, berikut letaknya. (silang merah adalah kick panel nya, panah hijau adalah titik ground nya)
gambar 13 - kick panel kanan

dari semua titik ground, yang paling dirasakan efeknya terhadap performa adalah yang ke arah junction ground di balik kick panel. respon pedal gas terasa jadi lebih baik.

Senin, 14 November 2016

Transmisi Otomatis di Kemacetan, Masukin Netral Atau Tetap di "Drive"?


Ada berbagai kebiasaan pengemudi mobil bertransmisi otomatik (matik) di kemacetan. Ada yang tetap menginjak rem dalam-dalam sambil mempertahankan tuas transmisi di posisi D (Drive), ada juga yang secara spontan memindahkannya ke N (Netral) seperti layaknya pengemudi mobil bertransmisi manual.

Kenapa Harus Tetap Di "Drive"
Menahan laju mobil dengan menginjak rem tanpa memindahkan tuas dari D ke posisi N memang praktis dan lebih berguna jika kondisi lalu-lintas yang dihadapi adalah stop & go.
Poin minusnya terasa seperti menyiksa mobil, namun ada tanggapan tersendiri mengapa hal tersebut masih bisa dilakukan.
“Tekanan oli pada transmisi justru akan tidak stabil bila tuas terlalu rajin dipindahkan. Akibatnya, seal dalam rangkaian transmisi jadi lebih cepat aus,”
Dengan kondisi tuas tetap di ‘D’, mobil menjadi lebih sigap saat harus melaju sedikit demi sedikit di kemacetan serta kinerja transmisi menjadi lebih tenang.


Lebih Dari 30 Detik, Netral
Golongan berikutnya adalah pengemudi yang langsung menetralkan transmisi ketika menghadapi kemacetan.
Jika dikaitkan dengan poin sebelumnya, hal ini sebenarnya kurang baik terhadap kinerja transmisi lantaran tekanan oli menjadi tidak konstan dan membuat seal bekerja keras menahannya.
Namun bila memenuhi syarat berikut, Anda boleh memindahkan tuas matik ke posisi ‘N’ atau netral.
“Jika waktu berhenti lebih dari 30 detik, sebaiknya netralkan saja transmisi untuk meringankan beban pada gearbox dan rem,” saran dari Service 4W Technical & Quality Group Leader PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Menurutnya, hal tersebut justru dianjurkan karena akan membuat pengemudi jadi lebih nyaman, juga sesuai anjuran safety driving.
Efek positifnya secara teknis adalah membuat konsumsi BBM dan kondisi rem menjadi lebih hemat lantaran transmisi tidak dipaksa bekerja.

Mengapa pengemudi perlu menetralkan kendaraan matiknya saat tertahan macet. “Jangan tetap di ‘D’ karena secara tidak sadar kaki bisa bergeser dari pedal rem dan mobil melaju tanpa dikehendaki. Langkah paling aman adalah pindahkan tuas matik ke ‘N’ dan aktifkan rem tangan, sampai kemacetan mulai terurai,”


Kesimpulan
Apapun pilihan kebiasaan Anda dalam mengemudi mobil matik, tidak ada yang sepenuhnya salah. Namun yang harus dipahami adalah di setiap posisi tuas ada perlakuan khusus, sehingga transmisi kendaraan menjadi lebih awet dan Anda dapat merasa lebih nyaman lagi dalam mengemudi.

HT LUPAX 1088 POWER 10 WATT



Membuat single standby

1. Tekan dan tahan tombol A atau B selama tiga detik
2. Untuk membuat jadi dual-standby kembali caranya sama dengan no.1

Mengaktifkan radio fm
1. Tekan tombol F/B sampe muncul tulisan FUNC
2. Tekan tombol tanda #
3. Untuk auto seek frekuensi radio caranya dengan menekan tombol tanda * untuk seek frequensi radio ke bawah dan tombol # untuk seek frequensi radio keatas
4. Untuk keluar dari mode radio fm tekan tombol CLR/A

Cara untuk transmit sinyal suara 1750Hz
Tekan tombol DIAL/D, lalu tekan dan tahan tombol #

Cara seting offset duplex
1. Tekan tombol MENU
2. Tekan tombol PANAH (keatas/bawah) sampai muncul tulisan O.FREQ
3. Tekan tombol MENU lagi untuk masuk dan mengubah frekuensi offset
4. Setelah selesai maka tekan tombol MENU lagi untuk keluar
5. Pada tulisan O.FREQ tekan salah satu tombol PANAH sampai ketemu tulisan OFFSET untuk menentukan + dan -
6. Pada menu OFFSET tekan tombol MENU lalu tekan tombol PANAH untuk

Selasa, 18 Oktober 2016

Arti Indikator pada Kijang Innova

Saat mengemudikan kendaraan jangan lupa untuk senantiasa juga melakukan kontrol terhadap bagian indikator di dashboard, untuk memastikan tidak ada instrumen yang menyala. Pemakai dan pemilik kendaraan pada umumnya jarang ada yang peduli, dan memahami ada berapa jumlah lampu indikator yang terintegrasi di lokasi meter kombinasi. Pada umumnya lampu pengingat itu terdiri dari beberapa units dan sangat tergantung dari Merk dan Type mobil yang dimiliki. Untuk mobil Toyota Kijang Innova pada umumnya sebagai berikut:

10 lampu berkelompok di bagian bawah takometer (penunjuk putaran mesin di sebelah kiri) dan 4 lampu (terpencar) di sisi kanan bersama dengan penunjuk bahan bakar dan temperatur mesin.

"Namun dari semua itu, ada tiga (lampu) yang harus diawasi betul. Yakni, lampu peringatan oli, sistem pengisian, dan cek mesin, bila didiamkan tanda2 ke tidak beresan ini maka kadang2 mobil tidak jalan alias ngadat.
Berikut jenis lampu Indikator yang terdapat pada Toyota Kijang Innova:

1. Lampu peringatan sistem rem tangan/handrem:
Ketika kunci kontak di posisi "ON" dan posisi rem tangan difungsikan (tuas ditarik), lampu akan menyala. Kecuali, saat mesin mau dihidupkan dan rem tangan sudah diturunkan. Kala kunci kontak di "ON" lampu akan menyala beberapa detik. Ketika mesin sudah menyala dan tuas rem dilepas, ternyata lampu tidak mati, atau, saat berjalan, mendadak lampu menyala. Ini menandakan (untuk mesin bensin), jumlah minyak rem berkurang (rendah) dan sangat berbahaya jika mobil dipaksakan jalan. Jika di mobil diesel, kevakuman rendah. Cepat bawa ke