Sabtu, 10 Maret 2012

Memaksimalkan Penggunaan Lensa Kit



Lensa merupakan salah satu bagian paling penting pada peralatan kamera yang Sobat miliki. Sebuah lensa yang baik  dan terawat pastinya akan bertahan lama dan umurnya akan melebihi bodi kamera, itu sebabnya beberapa pendapat menghimbau agar berinvestasilah pada lensa, dan bukan pada bodi kamera. Bahkan Sobat pasti telah banyak menemui artikel-artikel yang menulis tentang lensa mana yang harus Sobat beli di dalam dunia fotografi.

Just Kit Lens




Seperti kebanyakan fotografer, ketika Sobat pertama kali membeli kamera yang 'sesungguhnya' (kamera yang bisa diganti lensa) tentunya akan mendapatkan satu lensa kit bawaan (Lensa Canon EF-S 18-55mm IS II). Kebanyakan lensa kit tidaklah mahal. Hal ini bisa dimengerti karena produsen juga mempertimbangkan harga sebuah set kamera yang beredar di pasaran, bagaimana produk mereka bisa bersaing dengan produk-produk lain dengan mem-bundling sebuah kamera yang jauh dari kata mahal. Sobat pasti memulai dunia fotografi dengan menggunakan lensa kit, dan tentunya sobat bisa membeli lensa yang memiliki kualitas yang lebih bagus ketika Sobat sudah berkembang dalam dunia fotografi kalian.

Jika Sobat hanya memiliki sebuah lensa kit, apakah menurut kalian berarti harus belanja lensa yang lebih bagus saat ini juga? menurut kami tidak harus! Tak peduli apa yang dikatakan oleh orang lain, atau seberapa besar keinginan Sobat terhadap lensa-lensa mahal tersebut! Lensa kit yang Sobat miliki adalah perangkat yang

Jumat, 09 Maret 2012

Apa Sih Fungsi Metering Di Kamera?

Pengguna kamera di era fotografi digital saat ini memiliki kemudahan dalam memilih dan merubah mode metering, metering bisa dikatakan adalah bagaimana kamera mengukur kecerahan subyek. Pengaturan metering bekerja dengan cara menilai atau menaksir jumlah cahaya yang tersedia ketika pemotretan dan kemudian menyesuaikan exposure, tetapi terkadang kamera ketika menggunakan mode Program, Shutter Priority atau bahkan Aperture Priority tidak cukup pandai untuk mendapatkan exposure yang tepat. Hal ini bisa diatasi dengan kemampuan fotografer untuk membuat penyesuaian secara manual pada mode metering yang ada di kamera.


Evaluative Metering (kamera Canon), atau Evaluative/Matrix Metering (Nikon). Ini adalah pengaturan default pada kebanyakan kamera. Kamera memilih metering secara otomatis yang sesuai dengan adegan serta subyek pemotretan. Seluruh gambar atau adegan yang ada di viewfinder digunakan untuk menilai matering yang tepat untuk digunakan. Gambar dibawah ini adalah pengaturan yang digunakan ketika Sobat tidak yakin mode apa yang dibutuhkan oleh sebuah adegan atau gambar yang akan dipotret.


evaluativemetering


Partial Metering (Canon), atau Spot Metering (Nikon) - Tipe metering ini sangat membantu pada saat memotret subyek dalam kondisi back-lit. Metering dititik beratkan di pusat gambar, dan berukuran sangat kecil pada frame. Gunakan mode ini ketika

Kamis, 08 Maret 2012

Posisi Memegang Kamera Saat Memotret

Cara memegang kamera digital saat memotret merupakan salah satu faktor kunci yang menentukan tingkat ketajaman serta fokus dari foto-foto yang kalian ambil. Alasan utama kenapa terciptanya foto yang blur adalah dikarenakan oleh goncangan kamera. Goncangan kamera biasanya dikarenakan oleh cara memegang serta posisi tubuh yang salah ketika tombol shutter ditekan. Goncangan kamera atau Camera Shake kerap terjadi pada saat memotret pada kondisi rendah cahaya (low light) serta saat penggunaan Shutter Speed lambat.

Blond girl holding two cameras
Posisi memegang kamera digital yang benar bisa membantu kalian meminimalisir atau bahkan mencegah terjadinya goncangan kamera, dan pastinya akan menghasilkan foto tajam yang bebas blur. Mengetahui dan mengerti bagaimana posisi memegang kamera yang benar dirasa sangat penting sekali untuk menghasilkan foto yang bagus.

Metode Posisi Memegang Kamera Digital

Cara sobat memegang kamera atau penggunaan perangkat fotografi sebenarnya hanya permasalahan taste individu, dan tidak ada kata benar dan salah, tetapi membangun sebuah kebiasaan serta menentukan sikap yang tepat saat memotret sejak awal akan memberikan banyak sekali keuntungan pada kalian di masa akan datang. Setidaknya Sobat akan

Rabu, 07 Maret 2012

Teknik Memotret Indoor Dan Outdoor

Kegiatan memotret bagi sebagian orang merupakan sebuah hobi. Kegemaran memotret bisa dijadikan lahan bisnis dan menghasilkan uang. Lihat saja para fotografer profesional. Kebanyakan dari mereka menjadikan hobi sebagai ladang usaha yang menguntungkan. Bagaimana dengan Anda?
Jangan khawatir, jika hobi memotret yang selama ini Anda geluti belum menghasilkan. Masih ada kesempatan untuk mewujudkan cita-cita Anda. Mungkin ini saat yang tepat bagi Anda untuk mendalami dan mengasah keterampilan dalam hal memotret. Apalagi jika Anda termasuk kelompok pemula dalam mengenal dunia fotografi. Apa yang harus dilakukan oleh seorang pemula agar menghasilkan foto yang berkualitas dan bernilai estetis?
Berikut ini penjelasan singkat mengenai pengenalan dan teknik-teknik dasar memotret.

Kenali Kamera Anda

Kemajuan teknologi yang begitu pesat membuat produsen kamera berlomba meningkatkan inovasi dan kualitas kamera. Kini, kamera jenis digital mulai digemari karena kepraktisannya.
Kamera jenis manual (menggunakan seluloid) masih sering digunakan karena di situ ada seni dan teknik memotret yang memerlukan keahlian tersendiri. Untuk pemula, penggunaan kamera digital sangat memudahkan pengguna untuk melakukan pengambilan gambar berulang-ulang.

Mengenal Fitur Kamera
1. Flash
Biasanya dalam setiap kamera dilengkapi dengan perangkat ini. Lampu flash dapat membantu pengambilan gambar di ruang yang minim cahaya. Lampu flash dapat disetel pada posisi otomatis atau manual.

2. White Balance
Fitur ini mengatur penyesuaian warna cahaya. Pilihan pada fitur ini